<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-34888455</id><updated>2011-04-22T05:17:09.964+07:00</updated><title type='text'>Hentakan Cinta</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://klik-cinta.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34888455/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klik-cinta.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>riyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15193825776465473131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34888455.post-116099045521061600</id><published>2006-10-16T16:18:00.000+07:00</published><updated>2006-10-16T16:55:02.223+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4340/3657/1600/Lelaki%20yang%20Takut-Sakti.1.jpg"&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;Lelaki yang takut jatuh cinta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku kumpulan cerpen Sakti Wibowo ini memuat cerita dengan tema keseharian, tapi sungguh menggugah dan mengharukan ketika membacanya. Yang dijagokan dalam buku ini adalah cerpen dengan judul "Lelaki yang Takut Jatuh Cinta". Diceritakan tentang Yat yang takut bicara cinta karena sudah tiga kali gagal meminang gadis. Ketika pesta pernikahan siap digelar, wanita yang ingin dinikahinya selalu meninggal. Wah ada apa ya? Kisah Pur yang tomboi yang berubah menjadi akhwat karena cintanya pada Iyan, cukup apik ditulis di "Karena Saya Tidak Cantik". Ada pula kisah sedih si cantik Indah yang ditinggal oleh Pram dan dipisahkan dengan anaknya, berjudul "Adakah yang Tersisa Untukku?" Cerita mengharu biru tentang Mar yang sering didzolimi suaminya, ketulusan Yusuf menikahi gadis lumpuh, Wisnu dan Arimbi yang menikah muda dan rumah tangganya karam karena perbedaan status sosial, bisa menjadi pencerahan dan hikmah buatmu untuk lebih memaknai hidup. Beragam tema lainnya seperti Ratri yang dihamili oleh pacarnya, Zahra yang berani mengungkapkan isi hatinya pada seorang ikhwan, dan konsep itsar ala Muhammad saw antara Rusdi, Eka, dan Wie, mampu membuat kita untuk lebih berkaca. Pokoknya, buku ini sarat dengan hikmah deh! &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sumber: Melukis cinta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34888455-116099045521061600?l=klik-cinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klik-cinta.blogspot.com/feeds/116099045521061600/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34888455&amp;postID=116099045521061600' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34888455/posts/default/116099045521061600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34888455/posts/default/116099045521061600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klik-cinta.blogspot.com/2006/10/lelaki-yang-takut-jatuh-cinta-buku.html' title=''/><author><name>riyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15193825776465473131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34888455.post-116039257407569428</id><published>2006-10-09T18:12:00.000+07:00</published><updated>2006-10-09T18:19:32.556+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Hapuslah Air Mata di Pipi, Hilangkan Lara di Hati&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kegelisahan, kedukaan dan air mata adalah bagian dari sketsa hidup di dunia. Tetesan air mata yang bermuara dari hati dan berselaputkan kegelisahan jiwa terkadang memilukan, hingga membuat keresahan dan kebimbangan.&lt;br /&gt;Kedukaan karena kerinduan yang teramat sangat dalam menyebabkan kepedihan yang menyesakkan rongga dada. Jiwa yang rapuh pun berkisah pada alam serta isinya, bertanya, dimanakah pasangan jiwa berada. Lalu, hati menciptakan serpihan kegelisahan, bagaikan anak kecil yang hilang dari ibunya di tengah keramaian.&lt;br /&gt;Keinginan bertemu pasangan jiwa, bukankah itu sebuah fitrah? Semua itu hadir tanpa disadari sebelumnya, hingga tanpa sadar telah menjadi bagian hidup yang tak terpisahkan.&lt;br /&gt;Sebuah fitrah pula bahwa setiap wanita ingin menjadi seorang istri dan ibu yang baik ketimbang menjalani hidup dalam kesendirian. Dengan sentuhan kasih sayang dan belaiannya, akan terbentuk jiwa-jiwa yang sholeh dan sholehah.&lt;br /&gt;Duhai...Betapa mulianya kedudukan seorang wanita, apalagi bila ia seorang wanita beriman yang mampu membina dan menjaga keindahan cahaya Islam hingga memenuhi setiap sudut rumahtangganya.&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta‘ala pun telah menciptakan wanita dengan segala keistimewaannya, hamil, melahirkan, menyusui hingga keta‘atan dan memenuhi hak-hak suaminya laksana arena jihad fii sabilillah.&lt;br /&gt;Karenanya, yakinkah batin itu tiada goresan saat melihat pernikahan wanita lain di bawah umurnya?&lt;br /&gt;Pernahkah kita menyaksikan kepedihan wanita yang berazam menjaga kehormatan diri hingga ia menemukan kekasih hati?&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah kita menggambarkan perasaannya yang merintih saat melihat kebahagiaan wanita lain melahirkan?&lt;br /&gt;Atau, tidakkah kita melihat kilas tatapan sedih matanya ketika melihat aqiqah anak kita?&lt;br /&gt;Letih...Sungguh amat letih jiwa dan raga. Sendiri mengayuh biduk kecil dengan rasa hampa, tanpa tahu adakah belahan jiwa yang menunggu di sana.Duhai ukhti sholehah...Dalam Islam, kehidupan manusia bukan hanya untuk dunia fana ini saja, karena masih ada akhirat. Memang, setiap manusia telah diciptakan berpasangan, namun tak hanya dibatasi dunia fana ini saja.&lt;br /&gt;Seseorang yang belum menemukan pasangan jiwanya, insya Allah akan dipertemukan di akhirat sana, selama ia beriman dan bertaqwa serta sabar atas ujian-Nya yang telah menetapkan dirinya sebagai lajang di dunia fana. Mungkin sang pangeran pun tak sabar untuk bersua dan telah menunggu di tepi surga, berkereta kencana untuk membawamu ke istananya.&lt;br /&gt;Keresahan dan kegelisahan janganlah sampai merubah pandangan kepada Sang Pemilik Cinta. Kalaulah rasa itu selalu menghantui, usah kau lara sendiri, duhai ukhti. Taqarrub-lah kepada Allah Subhanahu wa Ta‘ala.&lt;br /&gt;Kembalikan segala urusan hanya kepada-Nya, bukankah hanya Ia yang Maha Memberi dan Maha Pengasih. Ikhtiar, munajat serta untaian doa tiada habis-habisnya curahkanlah kepada Sang Pemilik Hati.&lt;br /&gt;Tak usah membandingkan diri ini dengan wanita lain, karena Allah Subhanahu wa Ta‘ala pasti memberikan yang terbaik untuk setiap hamba-Nya, meski ia tidak menyadarinya.&lt;br /&gt;Usahlah dirimu bersedih lalu menangis di penghujung malam karena tak kunjung usai memikirkan siapa kiranya pasangan jiwa. Menangislah karena air mata permohonan kepada-Nya di setiap sujud dan keheningan pekat malam.&lt;br /&gt;Jadikan hidup ini selalu penuh dengan harapan baik kepada Sang Pemilik Jiwa. Bersiap menghadapi putaran waktu, hingga setiap gerak langkah serta helaan nafas bernilai ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta‘ala. Tausyiah-lah selalu hati dengan tarbiyah Ilahi hingga diri ini tidak sepi dalam kesendirian.&lt;br /&gt;Bukankah kalau sudah saatnya tiba, jodoh tak akan lari kemana. Karena sejak ruh telah menyatu dengan jasad, siapa belahan jiwamu pun telah dituliskan-Nya.&lt;br /&gt;Sabarlah ukhti sholehah...Bukankah mentari akan selalu menghiasi pagi dengan kemewahan sinar keemasannya. Malam masih indah dengan sinar lembut rembulan yang dipagar bintang gemintang. Kicauan bening burung malam pun selalu riang bercanda di kegelapan. Senyumlah, laksana senyum mempesona butir embun pagi yang selalu setia menyapa.&lt;br /&gt;Hapuslah air mata di pipi dan hilangkan lara di hati. Terimalah semua sebagai bagian dari perjalanan hidup ini.&lt;br /&gt;Dengan kebesaran hati dan jiwa, dirimu akan menemukan apa rahasia di balik titian kehidupan yang telah dijalani. Hingga, kelak akan engkau rasakan tak ada lagi riak kegelisahan dan keresahan saat sendiri.&lt;br /&gt;Semoga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sumber: Abu Aufa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34888455-116039257407569428?l=klik-cinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klik-cinta.blogspot.com/feeds/116039257407569428/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34888455&amp;postID=116039257407569428' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34888455/posts/default/116039257407569428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34888455/posts/default/116039257407569428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klik-cinta.blogspot.com/2006/10/hapuslah-air-mata-di-pipi-hilangkan.html' title=''/><author><name>riyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15193825776465473131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34888455.post-115975109330173743</id><published>2006-10-02T07:58:00.000+07:00</published><updated>2006-10-09T16:58:38.350+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://i112.photobucket.com/albums/n198/iyadfkg/tear.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i112.photobucket.com/albums/n198/iyadfkg/tear.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;..dan biarkan air mata itu menetes&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Menitik air mata, mengalir membasahi pipi. Jernih bagaikan butiran embun pagi yang berkilauan diterpa sinar mentari. Menghanyutkan rasa karena kedukaan, hati pun menjadi lara akan kesedihan. Lalu mata meluapkan derai tangisan, hingga tercipta nelangsa yang luruh dalam kedukaan.&lt;br /&gt;Air mata kadang bercerita akan indahnya kisah cinta dan bahagia. Namun tak jarang tercurah dan hanyut dalam sedu sedan penyesalan belaka. Karenanya, betapa banyak untaian kisah yang tercipta dari tetesannya.&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;br /&gt;Air mata pun kadang menetes karena pelajaran akan sebuah makna ketegaran jiwa. Hirotada Ototake, seorang pria yang lahir tanpa kaki dan tangan, darinya kita bisa belajar tentang makna tegar dalam kehidupan. Ia mengisahkan dalam buku Gotan Fumanzoku tentang kesanggupannya menamatkan studi di Universitas Waseda dan pernah menjadi presenter berita olahraga di televisi.&lt;br /&gt;Ketegaran air mata pun pernah berkisah tentang Mitsuyo Ohira dalam bukunya Dakara Anata mo Ikinuite. Ohira san adalah seorang wanita yang menjadi sasaran olok-olok ketika duduk di sekolah menengah. Ia pernah mencoba bunuh diri ketika remaja, menikah dengan seorang gangster pada usia enam belas tahun, bercerai, namun kemudian berhasil bangkit dari masa lalunya dan kini menjadi pengacara. Kisah-kisah itu menceritakan ketegaran yang menguras air mata.&lt;br /&gt;Air mata ibarat hujan yang jatuh dari langit pada lahan hati yang tandus, gersang dan kering kerontang. Tetesannya melunakkan hati dan jiwa yang keras membatu, lalu menciptakan rasa empati dan peka terhadap ciptaan-Nya. Kegersangan hati dan jiwa, serta qalbu yang merekah karena berbagai nista perlahan pupus. Hanyut, bagaikan debu-debu yang terbawa arus oleh untaian do‘a dalam butir-butir air mata yang dimunajatkan kepada Sang Pencipta.&lt;br /&gt;Mahal...Sungguh sangat mahal harganya tetesan air mata yang mengalir saat khusyuk menghadap-Nya. Hingga salah satu dari dua tetesan yang disukai RasuluLlah SallaLlaahu Alayhi Wasallam adalah air mata yang mengalir karena rasa takut dan rindu kepada Allah Subhanahu wa Ta‘ala. Beliau, yang terjaga dari dosa bahkan selalu menumpahkan air mata karena penuh harap untuk berjumpa dengan-Nya.&lt;br /&gt;Seorang mujahid serta mujaddid yang pernah hidup di dunia ini, Hasan al Banna, juga menguraikan air matanya karena memikirkan ummat. Betapa keinginannya agar ummat mengetahui bahwa mereka lebih dicintai daripada dirinya sendiri. Hingga ia pernah berkata, “Sesaat pun kami tak akan pernah menjadi musuh kalian.”&lt;br /&gt;Betapa bangganya Sang Imam ketika jiwa-jiwa ini gugur sebagai penebus kehormatan mereka, atau menjadi harga bagi tegaknya kejayaan, kemuliaan dan terwujudnya cita-cita Islam.&lt;br /&gt;Rasa cinta itu mengharu-biru hati, menguasai perasaan bahkan mencabut rasa ngantuk di pelupuk mata hingga membuat beliau memeras air matanya. Air bening itu lalu mengalir karena menyaksikan bencana yang mencabik-cabik ummat ini. Sementara kita hanya sanggup menyerah pada kehinaan serta pasrah pada ketidakberdayaan.&lt;br /&gt;Dan...Apa yang terjadi pada diri ini? Takkala lahir menangis, namun orang-orang tercinta tertawa bahagia karena menyambut kelahiran kita. Namun, mereka pun menangis pilu saat kita tutup usia.&lt;br /&gt;Saat diri akan beranjak pergi, apakah kita juga turut menangis ataukah mengulas senyum bahagia karena akan berjumpa dengan-Nya?&lt;br /&gt;Duhai Sang Pemilik Jiwa...Jadikanlah tetesan air yang jatuh dari sudut mata adalah air mata berharga, hingga mampu membersihkan hati yang pekat ini untuk mudah dicelupi cahaya-Mu, Ilahi Rabbi. Dan, jangan Engkau jadikan air mata ini kelak berubah menjadi tetesan darah karena lelah berteriak, menangis dan mengetuk pintu surga yang telah tertutup rapat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sumber: Abu Aufa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34888455-115975109330173743?l=klik-cinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klik-cinta.blogspot.com/feeds/115975109330173743/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34888455&amp;postID=115975109330173743' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34888455/posts/default/115975109330173743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34888455/posts/default/115975109330173743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klik-cinta.blogspot.com/2006/10/blog-post_02.html' title=''/><author><name>riyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15193825776465473131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34888455.post-115935140296085610</id><published>2006-09-27T16:51:00.000+07:00</published><updated>2006-10-01T11:55:34.966+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://i112.photobucket.com/albums/n198/iyadfkg/TEAR2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px;" src="http://i112.photobucket.com/albums/n198/iyadfkg/TEAR2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Hanya tergugu..&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tiada bicara.. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tiada kata terucap..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hanya ada sebuah mimpi..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Impian yang kuharap menjadi kenyataan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam diam ku termenung&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terkenang...masa silamku&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada suka......Ada duka..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="selengkapnya"&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sahabat..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Derita ku simpan dalam gelita&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Smoga dikau tak jumpai aku &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tatkala sinar mataku berkaca&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sahabat..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Izinkan aku ada dalam hatimu &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam tautan ukhuwah karena-Nya&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bisakah?&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34888455-115935140296085610?l=klik-cinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klik-cinta.blogspot.com/feeds/115935140296085610/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34888455&amp;postID=115935140296085610' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34888455/posts/default/115935140296085610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34888455/posts/default/115935140296085610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klik-cinta.blogspot.com/2006/09/hanya-tergugu.html' title=''/><author><name>riyadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15193825776465473131</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
